ASET 2021: Kontribusi Mahasiswa Sejarah Untuk Semakin Adaptif dan Prestatif dalam Penyusunan PKM ditengah Pandemi Covid-19

ASET yaitu akronim dari “Ayo Riset” yang difasilitatori oleh Divisi Penelitian dan Keilmuan HM Sejarah 2021. Tema ASET 2021 yaitu “Membangkitkan Semangat Kreativitas Mahasiswa dalam Penyusunan PKM ditengah Pandemi Covid-19” dipandu oleh Denio Artanipa Mulyana sebagai MC. ASET 2021 dihadari oleh Dr. Dhanang Respati Puguh, M.Hum. Selaku Kepala Program Studi S-1 Sejarah, Debora Alfi selaku Ketua HM Sejarah 2021 dan tentunya mahasiswa baru S-1 Sejarah angkatan 2021 (03/10/21) melalaui platform Ms. Teams secara daring. Pemateri ASET 2021 diantaranya  Ibu Noor Naelil Masruroh (Dosen Prodi Sejarah UNDIP), Yogi Aji Pangestu (Finalis PIMNAS 33 Tahun 2020) dan M. Ali Utomo (Pemenang PKM-RE, Gold Medal Poster dan Juara Favorit PIMNAS 33 Tahun 2020) yang dipandu oleh Bintang Amanda dan Fitri Nurlita Indriana selaku moderator. Adanya pembaruan yang dihadapi ditengah-tengah situasi yang tak menentu dan tak terduga seperti pandemi ini kemudian pembatasan aktifitas dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut perlu kita perhatikan bersama dan tetap survive untuk bisa berprestasi dengan mampu beradaptasi dengan situasi-situasi yang ada. Pada tahun 2017 adalah sebagai bentuk refleksi untuk terus melakukan intropeksi secara internal di FIB apa saja yang kurang tepat sehingga ketika itu tidak ada satupun proposal yang lolos PIMNAS. Setelah adanya evaluasi ada kesalahan teknis dalam hal ini kemungkinan dikarenakan terdapat pembaruan sistem PIMNAS yang tidak diketahui oleh mahasiwa. Tidak hanya mahasiwa dalam hal ini BEM Fakultas saat itu belum memiliki informasi yang cukup umtuk memberikan sosialisasi kepada para mahasiwa FIB. Pada akhirnya empat tahun berturut-turut Prodi Sejarah memberikan sumbangan bagi FIB di ajang PKM. Hal itu dapat dikatakan sesuatu yang signifikan dapat memberikan kontribusinya di tengah-tengah situasi ketidakmampuan minat dalam hal riset oleh sebagain besar mahasiswanya satu-satunya mahasiwa yang tetap memiliki keminatan terkait itu adalah hanyalah mahasiwa S-1 Prodi Sejarah. Selanjutnya mengenai pelaksanaan PKM 2021 adalah sesuatu hal yang baru yang dimana harus bisa adaptif dengan situasi seperti sekarang ini dengan anjuran untuk mematuhi protokol kesehatan. Proses pembentukan TIM PKM yaitu memeriksa buku pedoman PKM, terdiri dari lintas angkatan, sesuai basis keilmuan dan relevansinya dengan topik serta komitmen antar anggota. Selanjutnya mengharuskan dalam penyusunan proposal beralih secara daring dan luring dengan pembatasan (blended). Adapun penelitian yang berpeluang untuk dapat didanai yaitu terkait identifikasi topik diantaranya mengenai nilai-nilai pengetahuan lokal dalam penanganan pandemi atau penyakit menular (tidak luput dari kolaborasi riset multidisiplin) dan digitalisasi naskah atau manuskrip Nusantara yang tersebar luas di beberapa daerah di Nusantara (digital museum). Selanjutnya di masa pandemi saat ini tentu ada berbagai macam tantangan dan strategi apa yang harus untuk melakukan riset yang layak dan dikompetisikan serta dapat didanai. Selain itu tentu tidak bisa lepas dari sifat alamiah dari riset itu sendiri maksudnya yaitu mengenai tekad dan kerja keras, metodologi serta etika. Terkait strateginya yaitu menguasai teknik  pengumpulan sumber perangkat, strategi kemitraan dengan pihak eksternal dan penguatan kerja sama serta koordinasi antarkelompok. Lalu berkaitan tentang validitas dan reliabilitas sumber yang  dikumpulkan menjadi tantangan tersendiri sehingga peneliti perlu adaptif terhadap perubahan yang terjadi. Kemudian berbicara mengenai inti kegiatan PKM 5 bidang dan PKM-GFK yaitu PKM-R (pengamatan mendalam berbasis iptek untuk mengungkap informasi baru), PKM-K (produk iptek sebagai komuditas usaha mahasiwa), PKM-PM (solusi iptek berkaitan teknologi/manajemen bagi mitra non profit), PKM-PI (solusi iptek berkaitan teknologi/manajemen bagi mitra profit), PKM-KC (karya berupa hasil konstruksi karsa yang fungsional) dan PKM-GFK (penyelesaian permasalahan isu SDGs atau Nasional disajikan dalam bentuk video). Kegiatan ASET 2021 ini dilakukan agar para mahasiswa yang kelak menjadi lulusan Universitas Diponegoro memiliki kemampuan akademik dan soft skill yang baik seiring dengan perkembangan intelektualitas dan kemampuan akademik mahasiswa terkhusus dalam kegiatan penelitian (riset).

Penulis : Rika Vrindia Perdana

© Divisi Penerbitan HM Sejarah UNDIP 2021

Author: hmsejarah1980

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *