Kembali Lagi Bersua di Tanah Melayu: Studi Banding HM UNDIP 2021 dengan HIMA Pendidikan Sejarah UNRI 2021

Indah bermalam si awan petang

Berarak dicelah pepohonan ara

Pemanis kalam selamat datang

Awal bismillah pembuka bicara

            Anak dara menjala ikan

            Ikan dijala untuk dimakan

            Salam sembah kami haturkan

            Kepada tuan dan puan sekalian

Itulah sambutan awal nan hangat dihiasi dengan pantun yang bersautan dipandu oleh Denio Artanipa Mulyana (Pengurus HM Sejarah UNDIP) dan Wendi Junianto (Pengurus HIMA Sejarah FKIP UNRI) sebagai MC. Untuk kedua kalinya HM Sejarah UNDIP 2021 mengadakan Studi Banding dengan Perguruan Tinggi lain yang berada di luar Jawa yaitu HIMA Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau. Kegiatan tersebut bertujuan untuk saling bertukar informasi, pengetahuan dan menambah relasi. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada pekan lalu (07/11/21). Tentunya kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengurus HM Sejarah UNDIP dan Pengurus HIMA Sejarah FKIP UNRI). Sekitar pukul 10:27 WIB dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan masing-masing Ketua Himpunan Sejarah UNRI-UNDIP (Lucky Meiwino dan Debora Alfi). Kemudian ada pegenalan HIMA secara umum yang disebutkan oleh perwakilan HIMA Sejarah.

Pengenalan tersebut diawali pemaparan dari HM Sejarah UNDIP 2021 dengan memperkenalkan nama kabinet (Kabinet Guna Niyata), visi misi, filosofi logo kabinet  (kapal;melambangkan kegagahan, kehebatan, keberanian serta memaknai kesadaran bahwa banyak peristiwa sejarah yang berawal dari geladak kapal berlayar dan kemudi kapal; penentu arah kapal akan berlayar, 5 jari-jari roda melambangkan 5 bagian dalam HM Sejarah yaitu Pengurus Inti, Departemen Media dan Informasi, Departemen PSDM, Departemen Penelitian dan mahasiswa sejarah sebagai anggota serta diibaratkan kemudi kapal ini sebagai penggerak dalam berkoordinasi guna mencapai tujuan bersama lalu ada tiga warna cokelat dalam tiga layar kapal; menggambarkan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan terakhir pengenalan divisi (Divisi PSDM, Divisi Penelitian dan Kelimuan, Divisi Kajian & Aksi Strategis, Divisi Penerbitan, Divisi Kewirausahaan, Divisi Pengabdian Masyarakat, Divisi Seni Budaya & Olahraga, Divisi Kesejahteraan Mahasiswa, Divisi Kantor Media & Informasi, Divisi Humas).

Selanjutnya beralih pemaparan dari HIMA Pendidikan Sejarah UNRI 2021 dengan memperkenalkan nama kabinet (Adhimukti Bahtera), visi misi filosofi logo kabinet (Bahtera; kapal yang sangat besar, yang dihuni oleh beberapa awak kapal dipimpin oleh nahkoda yang diibaratkan nahkoda itu adalah Bupati (Ketua) dan awak kapal itu adalah pengurus Hima Pendidikan Sejarah dan Adhimukti; berasal dari bahasa Sanksekerta yang artinya bersemangat, diharapkan nantinya para pengurus lebih bersemangat dalam mengemban tugas dan tanggungjawabnya), lalu pengenalan divisi (Divisi Kerohanian, Divisi Pemberdayaan Perempuan, Divisi Adsospol, Divisi Akademika, Divisi Kestari, Divisi Kominfo, Divisi Minat & Bakat, Divisi Kaderisasi, Divisi Dana & Usaha). Setelah pemaparan yang dilakukan oleh masing-masing Himpunan pukul 12:20 WIB ada sesi Ishoma terlebih dahulu. Sekitar 25 menit akhirnya dilanjutkan kembali dan mulai melakukan diskusi di breakout room, meskipun meet diawal sempat mengalami kendala karena salah mengatur waktu. Akhirnya dibuat breakout room, hal tersebut bertujuan untuk memperkuat keakraban antar Pengurus dari HIMA UNRI dan sebaliknya. Kemudian setelah selesai sesi diskusi, ada penyerahan plakat untuk masing-masing universitas yang diwakilkan oleh kepala devisi dan dokumentasi. Sekitar pukul 14:19 WIB kegiatan Studi Banding ini selesai dan ditutup dengan pantun oleh MC.

Daun Selasih permainan budak

Bunga Melur berbau wangi

Bertaut kasih bercerai tidak

Panjang umur berjumpa lagi

            Bujang dan dara tinggi semampai

            Senyum dan sapa menggugah naluri

            Acara kita sudahlah usai

            Saatnya kami berundur diri

Reporter  : Egi Salma Sugiharto

Penulis            : Rika Vrindia Perdana dan Nisrina Fatin Nabila  

© Divisi Penerbitan HM Sejarah UNDIP 2021

Author: hmsejarah1980

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *