Rapat Kepengurusan: Laporan Pertanggungjawaban dan Evaluasi Program Kerja Tengah Tahun HM Sejarah 2021

Setelah setengah periode menjalankan Program Kerja unggulan di setiap masing-masing divisi, pada Sabtu pagi akhirnya, HM Sejarah 2021 mengadakan Rapat Kepengurusan (17/07/21) yang dilakukan secara virtual melalui platform MS Teams. Rapat dengan bertajuk “Laporan Pertanggungjawaban (LPJ)” selama setengah periode ini yang berkaitan dengan Program Kerja yang sudah berproges serta evaluasinya. Rapat tersebut berjalan kurang lebih selama dua jam lebih, sesuai dengan rundownya yang sudah dijadwalkan yaitu dimulai pukul 09.00 WIB, yang dimana Munifatun Farda sebagai MC di rapat kali ini. Walaupun tetap dilaksanakan secara virtul dan di sela-sela liburan semester akan tetapi antusias para pengurus HM Sejarah untuk tetap mengikuti, selain itu agar tetap produktif. Kemudian MC membuka dan membacakan cuplikan rundown untuk rapat. Tak lupa dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua HM Sejarah 2021, Debora Alfi Dwidi Teofani dalam menyampaikan sepatah dua patah sebelum memasuki acara intinya, layaknya seorang atlet pendayung yang menyamangati sesama partnernya agar bisa bersinergi bersama, maksudnya mendayung dengan sepakat sebelum perang dimulai. Lalu, kembali ke MC dan estafet diserahkan oleh Moderator kali ini dipandu oleh Mochammad Ferdian Triyagie untuk meyelami pemaparan dari setiap perwakilan divisi. Diawali dari pemaparan Divisi Pengabdian Masyarakat, dimana presentasi tersebut membahas mengenai LPJ Program Kerja Sejarah Berbagi (Donasi Lelayu) bentuk kegiatan ini yaitu singkatnya melakukan open donasi melalui group WhatsApp setiap angkatan kemudian donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada Mahasiswa Sejarah yang sedang berduka. Evaluasinya yaitu secara umum sudah berjalan dengan baik, tepat sasaran namun masih kurang adanya partisipasi mahasiswa dalam berdonasi. Saran untuk Donasi Lelayu kurang lebih kedepannya bisa memberikan kebermanfaatan teruntuk mahasiswa yang sedang berduka dan meningkatkan kepekaan untuk saling peduli diantara Mahasiswa Sejarah. Divisi Pengabdian Masyarakat juga ada Program Kerja selain Donasi Lelayu, diantaranya Learning From History (LFH) yang dimana bertujuan untuk mengajak Mahasiswa Sejarah belajar seputar pengabdian baik diteropong dari historis ataupun kemasyarakatan. Pengaplikasiannya ialah pembuatan infografis dan podcast berkaitan dengan pengabdian yang berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau komunitas lain setiap satu bulan sekali. Secarik evaluasi mengenai Learning From History (LFH) diantaranya sudah cukup berjalan dengan sesuai harapan, tepat sasaran dan ada beberapa Learning From History (LFH) tidak sesuai timeline yang sudah ditentukan dalam hal pengunggahan di media sosial HM Sejarah. Tentunya dari kegiatan tersebut dapat memberikan ilmu yang bermanfaat bagi Mahasiswa Sejarah terutama dalam bidang pengabdian.

            Kemudian diteruskan pemaparan dari LPJ Keuangan HM Sejarah secara garis besar yaitu menyediakan dana untuk kegiatan HM Sejarah 2021 dan memberikan sokongan dana di setiap Program Kerja yang dijalankan oleh HM Sejarah 2021. Mungkin evaluasinya mengenai masih kurang responsifnya anggota pengurus HM Sejarah 2021 dalam pembayaran kas. Bergeser ke LPJ Adminitrasi HM Sejarah, bertujuan mengelola, mengkoordinasikan dan mengarsipkan berbagai jenis data yang keluar dan masuk dalam Himpunan. Menilik evaluasinya ialah masih adanya keterbatasan waktu dalam mengurus proposal dengan Senat Mahasiswa (bagian meminta TTD Ketua Senat SM FIB) selain itu pandemi juga mengakibatkan kegiatan untuk memasukan proposal dari LPJ kepada pihak dekanat menjadi terlambat. Beralih ke Program Kerja Divisi Kantor Media Informasi (KMI) yang dimana pastinya bersinggungan dengan publikasi informasi berupa hari peringatan nasional, kegiatan Himpunan dan lain sebagainya secapat kilat dan seakurat mungkin untuk membangun citra baik (branding) Himpunan di mata publik. Evaluasinya yaitu desain yang cukup dibilang sudah eye catching serta variatif dan on time dalam publikasinya, akan tetapi ada beberapa informasinya yang telat didapatkan berdampak pada kurangnya kualitas desain serta masih kurang on time dalam publikasi di LINE OA. Selanjutnya beranjak ke Program Kerja Divisi Hubungan Masyarakat yaitu adanya Lingkar Angkatan tentunya untuk memudahkan koordinasi antar angkatan Sejarah terkait penyebaran informasi dari dalam maupun luar kampus. Tak ketinggalan juga Program Kerja Divisi Kewirausahaan yaitu berupa penjualan PDH untuk pengurus sebagai identitas pengurus HM Sejarah 2021 agar terlihat kompak dan seragam, selain itu untuk menambah kas Himpunan. Ada juga paid promote yang sudah dijalankan oleh Divisi Kewirausahaan. Evaluasinya ada beberapa yang dirasa perlu adanya sistematika pendistribusian PDH yang jelas terkait akan mau dibebankan kepada penerima atau kas Himpunan. Selanjutnya menilik Program Kerja Divisi SBO diantaranya yang sudah berjalan itu Gali Budaya Nusantara (GBN). Gali Budaya Nusantara merupakan Program Kerja yang berfokus pada penulisan dan pembuatan video dari suatu kebudayaan yang ada di Indonesia dalam pengunggahannya ke akun Instagram HM Sejarah bekerja sama dengan Divisi Kantor Media Informasi (KMI). Evaluasi mengenai Gali Budaya Nusantara (GBN) ialah kegiatan berjalan dengan baik namun, terkendala dalam mengunggahnya yang terkadang mundur dari jadwal yang ditentukan, juga kendala seperti file yang tidak bisa dibuka atau hilang.

            Pemaparan dilakukan oleh Divisi Kesejahteraan Mahasiswa (KESMA) dengan LPJ Program Kerja Curhatan Mahasiswa (CURMA), dalam hal ini menampung segala aspirasi, keluh kesah, ataupun kritik dan saran dari seluruh mahasiswa khususnya Program Studi Sejarah. Evaluasinya ialah para mahasiswa harus diingatkan selalu untuk mengisi google form, setiap hari membuat jarkoman sebagai pengingat kepada mahasiswa. Tahun ini Curhatan Mahasiswa (CURMA), mengalami peningkatan respon dari pihak Kepala Departemen Sejarah, sehingga ada hubungan timbal balik mahasiswa dan dosen. Kemudian dari Divisi PSDM dengan Program Kerja Upgrading, deskripsi kegiatannya sebagai wadah berinteraksi antar pengurus Himpunan Mahasiswa dan mengetahui tanggung jawabnya masing-masing untuk terwujudnya suatu organisasi yang memiliki nilai manfaat bagi anggota HM Sejarah dan masyarakat.  Ada beberapa evaluasi diantaranya dalam kondisi daring kendala yang dirasakan seperti jaringan kurang stabil dan panitia tidak bisa mengontrol peserta yang keluar dari meet, terjadi keterlambatan setelah Ishoma, kesalahan dalam menampilkan Curriculum Vitae (CV) salah satu pemateri akan tetapi karena kegiatan dilakukan secara daring jadinya bisa memangkas anggaran. Berlanjut ke LPJ Program Kerja Divisi Penerbitan ialah Liputan, Prasasti dan Suara Uporia. Program Kerja Liputan tentunya melakukan liputan pada Program Kerja HM Sejarah yang berbentuk forum dengan luaran berbentuk artikel berita yang dipublikasikan di website HM Sejarah. Evaluasi dari beberapa Program Kerja tersebut ialah mengenai peliputan sudah tepat dengan dengan masing-masing peliput yang bertugas saling melengkapi deskripsi kegiatan, peliput terbilang cukup dalam melakukan liputan yang aman tanpa terkendala serta Prasasti dalam hal pengumpulan dan Perbaikan tulisan serta penyesuian konsep membutuhkan waktu yang lama dan urusan pribadi memperlambat proses pengerjaan.

            Hadir juga pemaparan LPJ dari Divisi Penelitian dan Keilmuan (PEKA) dengan menyuguhkan Program Kerja Sinau Bareng Mahasiswa (SIMBA) dan Kuy Rekreasi Lama (KRL). Deskripsi singkat tentang Program kerja Sinau Bareng Mahasiswa (SIMBA) ialah aktivitas saling berbagi pengetahuan tentang serba-serbi keilmuan dalam bidang kesejarahan bersama dosen dan para alumni yang mumpuni. Ada juga Program kerja Kuy Rekreasi Lama (KRL) dengan memperkenalkan tempat bersejarah di Indonesia yang belum banyak diketahui atau diekspos masyarakat dan mahasiswa guna menambah ilmu dan wawasan. Evaluasi  dari kegiatan Sinau Barang Mahasiswa (SIMBA) saat sesi dokumentasi peserta terlebih dahulu on cam, link presensi kolom angkatan ditiadakan karena untuk umum, lebih baik menyediakan e-sertifikat bagi para peserta sedangkan dari Program Kerja Kuy Rekreasi Lama (KRL) diusahakan suara Voice Over (VO) tidak bocor dan dapat mengajak anak HM Sejarah yang sedomisili untuk membantu dokumentasi. Sebagai penutup pemaparan acara inti dari LPJ Divisi Kajian dan Aksi Srategis (KASRAT) Dengan Program Kerja Sejarah Hari Besar (SEHABIS) berupa tulisan bebas baik artikel atau opini yang diunggah di website HM Sejarah dan Forum Diskusi Mahasiswa (FORDIM) berupa lingkar diskusi dari mengenai isu-isu strategis terkini guna membangun dialektika yang kritis. Evaluasi dari kedua Program Kerja tersebut ialah dari Sejarah Hari Besar (SEHABIS) sembilan dari sembilan belas tulisan berhasil diterbitkan terhitung hingga 17 Juli 2021, dan satu dari delaban belas target tulisan gagal diterbitkan karena adanya kelalaian dan Forum Diskusi Mahasiswa (FORDIM) satu dari lima waktu penyelengaraan berhasil dilakukan, dan satu dari lima waktu penyelengaraan tidak berhasil dilakukan karena pembatalan dan pengunduran dari pihak kolaborasi secara mendadak. Setelah selesai pemaparan LPJ dari masing-masing divisi ada sesi Q&A yang dimana sesama pengurus saling memberikan feedback agar lebih optimal lagi untuk keberjalanan dari masing-masing Program Kerja. Sebelum acara ditutup oleh MC, Ketua HM Sejarah 2021 juga memberikan pesan agar tetap semangat untuk selalu berproses bersama di HM Sejarah 2021 hingga nanti di akhir kepengurusan serta selalu memprioritaskan kesehatan dan stay at home dikala pandemi yang tak menentu ini. Waktu menuju di angka 11.37 menandakan diakhirinya Rapat Kepengurusan Tengah Tahun HM Sejarah 2021.

Ilustrator : Divisi Kantor Media Informasi (KMI)

Reporter          : Hawari Jaelani Fadilah dan Rika Vrindia Perdana

Penulis             : Hawari Jaelani Fadilah dan Rika Vrindia Perdana

© Divisi Penerbitan HM Sejarah UNDIP 2021

Author: hmsejarah1980

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *