Ginga Eiyuu Densetsu : Tentara, Kekuasaan dan Kekerasan

Rv kali ini akan membahas mengenai bagaimana penggambaran ketiga hal yang kerap melekat tersebut dalam anime ginga eiyuu Densetsu.

Anime ini mungkin salah satu anime rekomendasi yang cocok untuk menggambarkan keadaan belakangan ini. Pada dasarnya anime ini mengangkat tema space wars, atau perang luar angkasa antar dua kekuatan besar yaitu Kekaisaran Galaksi dan Aliansi Planet Bebas. Kedua kekuatan tersebut memiliki latar belakang ideologi yang berbeda, yaitu feodalisme dan demokrasi. Kekaisaran Galaksi dengan feodalisme yang sudah berlangsung selama lima abad melawan Federasi Planet Bebas yang terlahir sebagai antitesis dari kekaisaran galaksi.

Berbeda dengan anime space war biasanya, anime ini menyoroti dua tokoh yang memiliki sifat berbeda. Tokoh dari Aliansi Planet Bebas yaitu Yang Wen-Li digambarkan sebagai laksamana yang kompeten, namun tidak memiliki ambisi untuk melangkah lebih jauh. Dia bagaikan paradoks berjalan yang menentang apa yang dilakukan oleh Aliansi Planet Bebas. Namun dia malah menjadi harapan bagi aliansi planet bebas untuk mengalahkan Kekaisaran Galaksi. Di lain sisi, terdapat Reinhard von Longhengram yang memiliki tekad sangat kuat untuk menguasai alam semesta. Ambisi Reinhard von Longhengram terlihat dari usianya yang sangat muda 9 tahun lebih muda dari Yang Wen-Li, namun dia berhasil menjadi perdana Menteri kekaisaran galaksi.

Selain narasi kedua tokoh tersebut hal menarik lainnya dari anime ini adalah penggambaran mengenai dua jenis kekerasan yaitu untuk menegakkan kekuasan dan untuk mendapatkan serta memperjuangkan kebebasan. Kedua belah pihak dalam anime ini sama-sama menggunakan kekuatan militer untuk melaksanakan kekerasan mereka. Secara ideologi Kekaisaran Galaksi menggunakan kekerasan untuk menjaga kekuasaan mereka dan mengalahkan ‘para pemberontak’. Sementara itu Aliansi Planet Bebas secara das sein menggunakan kekerasan untuk mendapatkan kebebasan.

Dalam perkembangannya kedua belah pihak terkadang melenceng dari apa yang pada dasarnya mereka lakukan. Demokrasi Aliansi Planet Bebas juga tidak sebaik apa yang mereka inginkan. Serta kediktatoran yang dilakukan oleh Reinhard von Loghengram tidak seburuk apa yang pikirkan oleh musuhnya. Agak ironis memang ketika demokrasi perlahan menuju ke arah kehancuran sedangkan kediktatoran malah mendapatkan dukungan penuh dari rakyat.

Pada kubu Aliansi Planet Bebas, terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh militer. Mereka menyebut diri mereka sebagai dewan keamanan nasional, pemberontakan tersebut dilakukan karena bagi pihak militer pemerintahan demokrasi telah gagal dalam memenuhi tujuannya. Namun tindakan yang dilakukan oleh kaum hijau (mereka menggunakan ikat lengan berwarna hijau) lebih parah dibandingkan tindakan pejabat Aliansi Planet Bebas. Yan Wen-Li sendiri jika ditawari memihak militer atau para pejabat dia mungkin lebih condong pada pemerintahan demokrasi. Karena baginya lebih baik dipimpin oleh sistem demokrasi yang buruk namun kritik tidak dilarang dibandingkan dengan pemerintahan militer yang mencabut hak masyarakat untuk melakukan kritik.

Secara garis besar cerita anime ini membahas mengenai gejolak-gejolak politik yang terjadi di kedua kekuatan besar tersebut. Gejolak yang memberikan harapan baru beserta gejolak menunjukkan ke arah kehancuran, serta gejolak yang meruntuhkan dinasti yang bertahan berabad-abad. Para tokoh di anime ini juga banyak yang digambarkan melakukan tindakan yang berkontradiksi dengan apa yang dia inginkan. Banyak pula karakter-karakter yang benar-benar memiliki sifat baik, namun sayangnya beberapa dari mereka mati terbunuh.

Anime ini sangat direkomendasikan bagi siapapun yang tertarik pada genre space war dan politik. Alur cerita anime ini juga terbilang ringan dan agak anti mainstream dibanding anime space war lainnya. Meskipun karakter perempuan sedikit, namun tiap karakter perempuan memiliki peranan penting. Terdapat juga adegan romance baik secara tersirat maupu tersurat meskipun hanya berjumlah sedikit, namun terasa di hati para penonton. Saya pribadi memberikan anime ini skor 8/10, posisi ketiga setelah Violet Evergarden dan Sayonara no Asa. ( Posisi keempat dan kelima diisi High School DxD dan Kaifuku Jutsushi no Yarinaoshi).

Penulis : Mukti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *