Semarang – Mahasiswa Program Studi Sejarah angkatan 2025 sukses melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada 30 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Yogyakarta melalui kunjungan ke situs warisan budaya Indonesia, seperti Candi Prambanan, Masjid Gedhe Kauman, dan Museum Sonobudoyo. Tema “Menggali Cerita, Memahami Makna” mengajak seluruh mahasiswa Program Studi Sejarah angkatan 2025 menyelami lapisan waktu melalui situs warisan budaya Indonesia yang kaya makna filosofis kaitannya dengan mata kuliah Sejarah Indonesia Abad ke-15. Melalui kegiatan KKL ini, seluruh mahasiswa Program Studi Sejarah angkatan 2025 dapat berlatih teknik observasi, dokumentasi, analisis, serta menggali narasi historis secara langsung.
Para peserta KKL diwajibkan untuk datang pada jam 05.00 WIB sedangkan untuk para panitia datang pada jam 04.30 WIB. Acara pembukaan KKL ini dilaksanakan pada pukul 06.00 oleh Ryo sebagai ketua pelaksana KKL 2025 serta dilanjutkan pembacaan mengenai aturan- aturan yang berlaku selama kegiatan KKL berlangsung yang disampaikan oleh divisi koordinator lapangan untuk seluruh mahasiswa Program Studi Sejarah angkatan 2025. Perjalanan kegiatan KKL ini dimulai pada jam 07.00 WIB dengan tujuan yang pertama menuju ke Candi Prambanan, dilanjutkan ke Masjid Gedhe Kauman untuk melaksanakan ibadah shalat ashar dan diakhiri ke Museum Sonobudoyo. Sebagai malam puncak yang menandakan berakhirnya kegiatan KKL 2025 seluruh mahasiswa Program Studi Sejarah angkatan 2025 melepas penat dengan berkeliling ke Malioboro dengan aturan pada pukul 19.00 WIB seluruh mahasiswa sudah berada di dalam bus masing masing kelas.
Tyas yang merupakan divisi acara KKL angkatan 2025, melihat acara ini sebagai suatu kegiatan yang memiliki kesempatan bagi seluruh mahasiswa Program Studi Sejarah angkatan 2025 untuk mencari tahu asal usul serta makna dari penelitian terkait kegiatan KKL ini, meskipun kegiatan ini tidak terlalu efektif dikarenakan terbatasnya waktu.
“ Sebagai divisi acara saya berharap KKL tahun depan dapat lebih efektif terkait waktu pelaksanaannya, tetapi tidak menutup kemungkinan kegiatan ini sangat seru”, ujarnya.
Selama kegiatan KKL berlangsung, semangat antusiasme tidak luput dari wajah seluruh mahasiswa Program Studi Sejarah angkatan 2025 meskipun cuaca di yogyakarta diawali dengan teriknya matahari serta diakhiri dengan hujan deras. Sebagai penutup, harapan untuk KKL untuk tahun berikutnya dapat lebih efisien terkait waktu pelaksanaan serta terkoordinasinya komunikasi antar panitia dengan seluruh peserta.
Penulis: Nasywa

Tinggalkan Balasan