Pada Minggu, 15 Mei 2022 Divisi PEKA HM Sejarah Undip menyelenggarakan acara Sinau Bareng Mahasiswa (SIMBA) secara daring melalui Microsoft Teams. Acara bertema kemaritiman ini dibuka oleh Luke Verdien Wiranegara sebagai MC pada pukul 09.08, dilanjutkan dengan pembacaan susunan acara, doa, tata tertib, serta pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya. Ketua HM Sejarah periode 2022, Hilda Nurmala Risani, memberikan sambutan. Sambutan kedua datang dari Dr. Dhanang Respati Puguh, M.hum. sebagai Kepala Prodi Sejarah Undip. “Di tengah persoalan pelaksanaan kuliah akibat pandemi, saudara masih punya kegairahan untuk sinau belajar secara virtual. Hal ini menandakan adanya atmosfer akademik yang bagus dengan berpikir kritis dan ikut terlibat dalam diskusi untuk meningkatkan kompetensi akademik,” sambut beliau.
Acara dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan pembacaan CV pemateri SIMBA, Ibu Fanada Sholikhah, M.Hum. Materi yang disajikan dalam sinau kali ini berjudul “Romantisasi Kejayaan Sriwijaya dan Formulasi Strategi Kemaritiman Hari Ini”. Kejayaan kerajaan Sriwijaya seringkali diromantisasi sebagai salah satu kenangan manis dalam sejarah Indonesia. Kita dapat melihat bagaimana kuatnya sinergisitas antara hinterland dengan wilayah maritim. Masa kerajaan ini menjadi bagian penting bukan hanya dalam sejarah Indonesia, tetapi juga Asia Tenggara. Lalu, bagaimana strategi kemaritiman Sriwijaya masih relevan di masa kini? Sriwijaya memiliki teknologi layar tinggi dan mengadakan interaksi dagang dengan bangsa-bangsa lain. Selain itu, suku laut dikerahkan sebagai garda terdepan dalam keamanan maritim kerajaan. Jika dibandingkan dengan masa kini, para nomads tidak diakui secara legal dan formal karena tidak memiliki tanda kewarganegaraan.
Setelah pemaparan materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta mengikuti sesi ini dengan antusias. Menjelang berakhirnya sinau, MC memberikan kata-kata penutup, lalu dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat. Acara SIMBA 2022 dengan materi yang menarik ini pun resmi ditutup pada pukul 12.20.
Reporter : Hawari Jaelani Fadillah
Penulis : Egi Salma Sugiharto
Tinggalkan Balasan